Ponpes Lansia Raden Rahmat Jadi Destinasi Wisata Religi

Keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) Lansia Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru, Kabupaten Semarang menjadi salah satu bagian dari penggerak di Desa Gedong untuk menuju Desa Wisata. Dengan destinasi utama yakni wisata religi, melalui Surat Keputusan Bupati Semarang Nomor : 556/0389/2020 tertanggal 25 September 2020, desa wisata unggulan ini ditetapkan bersama 54 desa lainnya yang tersebar di Kabupaten Semarang.

“Kami sebagai mitra pemerintah senantiasa mendorong pengembangan pariwisata, dan juga membuka peluang usaha bagi para petani dan UMKM di Desa Gedong,” kata Kepala Ponpes Lansia Kasepuhan Raden Rahmat, M Solikin, Rabu, 14 April 2021.

Tidak hanya destinasi wisata religi pesanten yang khusus menangani santri dewasa dan lansia, di lokasi ponpes juga rutin digelar pelatihan cara membuat ekstrak jahe hingga pengolahan kopi tradisional yang bisa diikuti oleh wisatawan. Hasil olahan mereka, bisa dibawa pulang sebagai buah tangan bagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

“Dengan adanya Keputusan Bupati tadi, kami menyambut baik. Ini menandakan kami selaku pengurus Ponpes Lansia Kasepuhan Raden Rahmat akan terus berbenah untuk dapat membantu memajukan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan warga sekitar pesantren,” jelasnya.

Untuk diketahui, pesantren yang didirikan pada 2018 ini berada di ketinggian 800 Mdpl. Alamnya asri dan alami, kondisi itu dibalut dengan konsep bangunan pondok yang didesain sedemikian rupa sehingga menjadi nilai tambah bagi para santri dan calon santri yang hendak menetap di sana.

Hingga kemarin, di asrama pesantren tersebut ada 20 orang santri dari luar kota. Kemudian ada 105 orang santri yang juga warga setempat, mereka sifatnya tidak menetap di asrama karena rumahnya dekat dengan pesantren. Sedangkan binaan santri <I>home care<P> jumlahnya mencapai 150 orang santri.

“Salah satu layanannya adalah berkunjung ke rumah warga lansia. Kemudian bersama-sama mendoakan mereka, memeriksa kesehatannya, dan memberikan makanan tambahan agar para lansia tetap sehat di masa pandemi Covid-19,” ungkap M Solikin.

Memasuki Bulan Ramadan 2021, usai sahur dan salat subuh para wisatawan yang datang bakal diajak menikmati keindahan matahari terbit di sekitar asrama. Lokasinya berada di tengah persawahan, lereng Gunung Gajahmungkur, Kabupaten, Semarang, Jawa Tengah. Di sanalah para santri dan pengasuh bersemangat menggerakkan otot tubuh agar badan senantiasa sehat.

“Kadang saya sampai menangis, karena diberi kesempatan untuk mengucapkan terima kasih atas apa yang ada di alam semesta. Sehingga kami bisa mensyukuri nikmat yang diberikan pada kami,” ujar salah satu wisatawan asal Jakarta, Arfan asal jakarta, yang berencana ingin melanjutkan menjadi santri di ponpes ini.

Selaku pendiri Ponpes Lansia Kasepuhan Raden Rahmat, Winarno menambahkan, belum lama ini pihaknya telah menginisiasi materi daur ulang sampah bagi santri lansia ke dalam kurikulum Sekolah Lansia. Program ini merupakan kelanjutan dari komitmen kegiatan bareng melibatkan empat komunitas. Yakni Komunitas Sahabat Babinsa, Komunitas Sego Jumat Ambarawa, Komunitas Sayur Barokah Ngablak, dan Pesantren Lansia Raden Rahmat Banyubiru.

Dengan adanya budaya mendaur ulang sampah, pihaknya optimistis masyarakat luas akan semakin peduli dalam menjaga lingkungan. Terlebih kegiatan ini bisa dilakukan lintas usia dan generasi.

“Materi daur ulang sampah yang masuk dalam kurikulum ini diharapkan dapat membantu para lansia untuk menambah aktifitas kesehariannya,” imbuhnya.

Di samping kegiatan religi, di Desa Percontohan Ramah Lansia ini wisatawan yang datang juga diajak berbagi dengan sesama melalui program aksi donasi sembako, sayur, hingga donasi pakaian layak pakai. Guna mendukung gerakan ini, di area asrama sudah disediakan fasilitas khusus.

“Kegiatan lainnya, lebih pada konservasi alam dengan membuat sumur resapan dan menanam pohon. Bibit pohon produktif yang ditanam diprioritaskan jenis buah, seperti mangga, durian, belimbing, sirsak, pisang, jeruk, dan bibit pohon pepaya produktif,” tutur Winarno.

Sumber : Suara Merdeka

Alamat Pesantren:

Dukuh Krajan, Rt. 03/01, Desa Gedong Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, 50664

Program untuk Lansia

Jimpitan Beras

Wakaf Asrama

Makanan Tambahan

Pemberdayaan Ekonomi

Bedah Rumah

Layanan Kesehatan

Pembinaan & Pendampingan

Copyright © 2026 | Villa Santri Lansia