Kegiatan Peluncuran Jaringan Volunteer Lansia Nasional ini dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Maret 2022 bertempat di Tandur Space, Semarang berjalan dengan baik.
Dalam acara ini turut mengundang perwakilan dari Dinas Sosial Kota Semarang beliau ini Heksa Sari Ratna Dewi.
Wadah atau aliansi ini dibuat untuk menjadi tempat berbagi kepedulian, berbagi tentang praktik baik yang sudah dilakukan masing-masing pihak atau bahkan berkolaborasi untuk memberikan dampak yang lebih besar.
Kegiatan launching tersebut diikuti 49 peserta yang terdiri dari lansia, pembimbing, hingga para volunteer yang turut serta meramaikan kegiatan tersebut.
Tidak lupa DD Jateng juga menggandeng beberapa awak media yaitu Walisongo TV, Lingkar Jateng, RRI, Sinar Jateng, Suara Merdeka, TVKU, Antara, dan Tribun Jateng yang turut meliput dan mendokumentasikan kegiatan.
“Saat ini Pondok Pesantren Kasepuhan Raden rahmat mengajak para lansia menjadi gerakan preventif-produktif, bukan gerakan belas kasihan, sehingga lansia itu menjadi berdaya.” Pungkas Ustadz Winarno, S.Sos.I selaku pimpinan yayasan pituthur luhur.
“Dompet Dhuafa ingin menginisiasi, gerakan lansia berdaya, sehingga dengan launching Gerakan Jaringan Nasional Volunteer Lansia Indonesia di hari ini, tahun kedepan. Harapannya lansia di seluruh Indonesia sama bahagianya dengan lansia yang ada di pesantren kasepuhan Raden rahmat, sehingga yang menikmati gerakan ini adalah para Simbah (Lansia), tetapi yang menggerakkan serta mengembangkannya adalah para cucu, sehingga terwujudnya connecting baik antar kedua generasi yang menciptakan kesejahteraan di sekitar kita” Tutur Bambang Suherman, Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategi peduli Lansia & Ketua Forum Zakat Nasional.
Kegiatan diakhiri dengan Pelatihan Hidroponik untuk Lansia. Kemal, Perwakilan Dinas Pertanian Kota Semarang membagikan pengetahuan Hidroponik, mulai dari media tanam, macam sayur dan buah, pupuk, hingga cara penanaman menggunakan metode Hidroponik.
Terakhir, diharapkan dari kegiatan launching ini kedepannya akan menjadi sebuah gerakan global yang mendunia, sehingga lansia bukan dipandang sebelah mata, tapi lansia menjadi bagian yang tetap bermanfaat bagi umat. (Rosalinda Nurhidayah).***
Sumber : Smol Id




